BANGKINANGKOTA(RakyatTimes.id) – FORSI( Forum Organisasi Sekampar) adalah sebuah Aliansi gerakan rakyat yang di bentuk dari tahun 2014 dan masih eksist hingga saat ini.
“Forsi sendiri memliki keanggotaan berupa organisasi-organisasi yang menyatakan tekat satu visi dan misi dalam mewujudkan kampar adil dan makmur” ungkap Bung Anwar Ketua umum Forsi Kampar kepada Awak Media, Rabu (6/12/2023) di Sekretariat Forsi, Bangkinang Kota.
Anwar menjelaskan bahwa hingga saat ini yang masih konsisten berjuang bersama Forsi ada 9 organisasi, seperti Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Gerakan Mahasiswa Kampar (GMK), DLM Stie Bangkinang, LSM Kapak, Forum Pelajar Kampar (FPK), Persatuan Rakyat Kampar Pekanbaru ( PERAK Cabang Pekanbaru) dan BMR kampar, LSM GEPAK (Gerakan Pemuda anti Korupsi) GJR Gerakan Jurnalis Riau.
“Kita sangat bangga terhadap komitmen kawan-kawan dalam menjaga persatuan, karena kunci kekuatan rakyat yang sesungguhnya ada dalam persatuan,” tegasnya.

Ditambahkan Anwar, Forsi terus mengawal kebijakan Pemerintah Daerah di didalam membangun Kampar, Forsi mendorong Pemda Kampar untuk terus menjalankan amanah konstitusi, berpegang teguh pada penderitaan rakyat.
“Gunakan uang rakyat semata mata untuk kesejateraan rakyat agar angka kemsikinan di Kabupaten kampar dapat di atasi. Kabupaten Kampar memiliki 21 kecamatan, 8 kelurahan dan 242 desa. Luas wilayahnya mencapai 10.983,47 km² dan jumlah penduduk 853.738 jiwa. Dari jumlah penduduk tersebut menurut data terkahir yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kampar, tingkat kemiskinan ekstream di Kabupaten Kampar sebesar 1,73 persen atau 15.450 jiwa,” terangnya kepada Wartawan.
Kemudian, Anwar mengajak OPD untuk terus melakukan trobosan trobosan di dalam program kerja, trobosan program yang benar benar berpengaruh kepada kesejahteraan rakyat, terutama dalam penganggaran APBD untuk tahun muka, jauhi hal hal mubazir.
“Selain itu kita juga mengapreasasi prestasi yang telah di capai pak PJ Bupati Firdaus seperti data terakhir angka stunting di Kabupaten Kampar saat ini sebesar 8% anak terkena stunting, yang sebelumnya di angka 14,5% anak di wilayah Kabupaten Kampar, prestasi seperti itu harus di pertahankan dan di kembangkan, rakyat bangga kepada pejabat pejabat yang berprestasi, dan Forsi siap bergotong royong,” paparnya.
Melalui media, Anwar mengundang organisasi-organisasi lain agar bisa mengorganisir diri dalam rangka membangun Kampar maju.
“Dengan kesadaran rakyat, rakyat tidak boleh apatis, kita harus mendidik rakyat melalui organisasi. Dengan kekuatan penuh kita kawal dan bergotomg royong dalam menyongsong Kampar juara,” pungkasnya.***
Ikuti Kami di Halaman FACEBOOK RAKYAT TIMES dan TELEGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terupdate
***
Dapatkan info berita terbaru via Group Whatsapp RAKYAT TIMES
***
Ikuti INSTAGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terbaru dalam Gambar.


