BANGKINANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan olahraga Kabupaten Kampar. Fitra Fadhali SE MM, Sekretaris Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Kampar periode 2024–2028, menjadi satu-satunya peserta asal Provinsi Riau yang mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Wasit Sepak Takraw Lisensi Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) yang berlangsung di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 16–20 Juli 2026.
Keikutsertaan Fitra dalam pelatihan wasit bertaraf internasional tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Riau, khususnya Kabupaten Kampar yang dikenal dengan julukan Bumi Sarimadu. Kesempatan mengikuti lisensi wasit tingkat Asia itu menjadi bukti bahwa sumber daya manusia di bidang olahraga dari Kampar memiliki kualitas dan potensi untuk bersaing di level internasional.
Pelatihan wasit sepak takraw lisensi internasional oleh Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) diselenggarakan oleh Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) bekerja sama dengan ASTAF. Program tersebut mencakup pelatihan dan sertifikasi untuk mencetak wasit berstandar dunia yang nantinya akan bertugas pada berbagai kejuaraan internasional.
Selama mengikuti pelatihan, para peserta akan mendapatkan pembekalan secara komprehensif dari instruktur dan asesor resmi ASTAF. Materi yang diberikan meliputi pemahaman terhadap regulasi pertandingan internasional, teknik kepemimpinan di lapangan, etika profesi, hingga simulasi memimpin pertandingan sesuai standar yang diterapkan pada berbagai ajang internasional.
Bagi Fitra, kesempatan tersebut merupakan amanah sekaligus tantangan besar. Ia mengaku bersyukur dapat dipercaya menjadi satu-satunya wakil Provinsi Riau pada pelatihan bergengsi tersebut.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapat kesempatan menjadi satu-satunya peserta dari Provinsi Riau yang mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Wasit Lisensi ASTAF ini. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya untuk membawa nama baik Riau, khususnya Kabupaten Kampar,” ujar Fitra.
Ia mengatakan, pelatihan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk menambah wawasan, meningkatkan kompetensi, sekaligus memahami secara lebih mendalam regulasi dan standar perwasitan sepak takraw internasional.
“Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin agar nantinya dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk kemajuan sepak takraw di daerah. Harapan saya, ke depan semakin banyak putra-putri Riau, khususnya Kampar, yang mampu berkiprah tidak hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai pelatih maupun wasit di tingkat internasional,” katanya.
Selain dukungan keluarga, Fitra mengaku mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya dari pimpinan di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Kampar tempat dirinya bertugas sebagai aparatur pemerintah.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Taridi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Iib Nursaleh, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Zulpan Azmi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Sunardi, serta sejumlah anggota DPRD Kampar di antaranya Eko Sutrisno dan Ropii Siregar yang terus memberikan motivasi sehingga dirinya dapat mengikuti pelatihan tersebut.
Selain memberikan dukungan, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Fitra yang telah lulus seleksi untuk mengikuti pendidikan wasit sepak takraw lisensi internasional ASTAF.
“Selamat dan sukses buat abang kami Fitra Fadhali yang sudah lulus tes wasit sepak takraw internasional yang akan melaksanakan pendidikan. Ini merupakan prestasi yang patut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kampar,” ujar Eko Sutrisno.
Menurut Eko, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kampar karena mampu melahirkan sumber daya manusia yang dipercaya mengikuti pendidikan wasit bertaraf internasional.
“Selamat dan sukses. Semoga menjadi pengadil yang berintegritas. Ini merupakan kebanggaan bagi Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kampar,” tambahnya.
Perhatian khusus juga diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar yang juga menjabat sebagai Ketua PSTI Kabupaten Kampar, Zulpan Azmi. Sebagai pimpinan organisasi tempat Fitra bernaung, Zulpan memberikan dukungan penuh atas keikutsertaan sekretaris PSTI Kampar tersebut dalam pelatihan lisensi internasional.
Menurut Zulpan, keberhasilan Fitra menjadi satu-satunya wakil Riau merupakan prestasi yang membanggakan sekaligus membuktikan bahwa Kabupaten Kampar memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat Asia.
“Ini adalah kebanggaan bagi Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau. Tidak mudah mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan wasit lisensi ASTAF. Kami di PSTI Kampar memberikan dukungan penuh kepada Saudara Fitra agar dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan baik dan nantinya lulus sebagai wasit berlisensi internasional,” ujar Zulpan.
Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh Fitra selama mengikuti pelatihan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas perwasitan sepak takraw di Kabupaten Kampar serta mendorong lahirnya wasit-wasit berlisensi internasional dari Riau.
Selain dari lingkungan DPRD dan PSTI Kampar, Fitra juga mendapat dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kampar yang diketuai M. Yasir.
M. Yasir menilai keikutsertaan Fitra merupakan pencapaian yang membanggakan bagi dunia olahraga Kampar karena menunjukkan bahwa prestasi tidak hanya lahir dari atlet, tetapi juga dari perangkat pertandingan.
“KONI Kabupaten Kampar sangat mengapresiasi pencapaian ini. Semoga Fitra dapat menyelesaikan pelatihan dengan hasil terbaik sehingga nantinya mampu mengharumkan nama Kampar, Riau, bahkan Indonesia di ajang-ajang internasional. Kami berharap semakin banyak insan olahraga Kampar yang memiliki lisensi dan sertifikasi bertaraf dunia,” kata M. Yasir.
Fitra juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa dan dukungan sehingga dirinya dapat mengikuti pelatihan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga, Ketua DPRD Kampar, para Wakil Ketua DPRD, anggota DPRD Kampar, Ketua PSTI Kampar, Ketua KONI Kampar, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan. Semoga saya dapat menyelesaikan pelatihan ini dengan hasil terbaik dan membawa manfaat bagi perkembangan sepak takraw di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau,” tutupnya.
Keikutsertaan Fitra dalam pelatihan lisensi ASTAF diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi wasit-wasit asal Riau untuk tampil pada berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. Di sisi lain, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda Kampar untuk terus mengembangkan kemampuan dan berprestasi di bidang olahraga, sehingga nama Kabupaten Kampar semakin dikenal melalui berbagai capaian di tingkat nasional hingga dunia.
Ikuti Kami di Halaman FACEBOOK RAKYAT TIMES dan TELEGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terupdate
***
Dapatkan info berita terbaru via Group Whatsapp RAKYAT TIMES
***
Ikuti INSTAGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terbaru dalam Gambar.
