Pendidikan Riau
Beranda / Nasional / Riau / Usia Bukan Penghalang, M. Syari Faidar Raih Gelar Ketiga di Unwahas Semarang

Usia Bukan Penghalang, M. Syari Faidar Raih Gelar Ketiga di Unwahas Semarang

SEMARANG – Usia bukan penghalang untuk terus menuntut ilmu. Prinsip itu dibuktikan M. Syari Faidar, jurnalis asal Riau yang resmi meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.) dari Fakultas Ilmu Hukum Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang pada usia 50 tahun.

Momen wisuda yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2026, menjadi babak penting dalam perjalanan pendidikannya. Gelar Sarjana Hukum tersebut melengkapi dua gelar yang telah lebih dahulu diraihnya, yakni Ahli Madya (A.Md.) dan Sarjana Ekonomi (S.E.).

Perjalanan pendidikan Faidar terbilang panjang. Ia memulai pendidikan tinggi melalui program D3 Akuntansi di Akademi Akuntansi Widya Wiwaha Yogyakarta dan lulus pada 2001. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan S1 Ekonomi Akuntansi di Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Rokan Hulu, pada 2014.

Jadi Pemateri di KKP OSIS SMAN 01 Bangkinang Kota, Syawir Sampaikan Materi Pendidikan Pemilih Pemula

Perjalanan itu kemudian berlanjut ke bidang hukum hingga akhirnya ia menuntaskan pendidikan S1 Ilmu Hukum di Unwahas Semarang pada 2026.

“Di usia 50 tahun, akhirnya lengkap: A.Md., S.E., S.H. Ini bukan sekadar gaya-gayaan, ini jejak perjalanan panjang saya di dunia pendidikan formal,” ujar Faidar seusai prosesi wisuda di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang.

Pria yang berprofesi sebagai jurnalis dan tergabung sebagai anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hulu itu mengungkapkan, dukungan istri dan kedua anaknya menjadi salah satu kunci keberhasilannya menyelesaikan pendidikan di tengah kesibukan pekerjaan.

Ia mengaku harus membagi waktu antara menjalankan profesi sebagai jurnalis, mencari nafkah untuk keluarga, dan menyelesaikan tugas-tugas kuliah yang mengharuskannya menempuh pendidikan di luar daerah.

“Tanpa doa istri dan anak-anak, mungkin saya sudah berhenti kuliah dari kemarin, karena sulitnya membagi waktu antara pekerjaan, mencari nafkah, dan mengerjakan tugas-tugas kuliah di luar kota,” ungkapnya.

Perjuangan Faidar juga menjadi contoh bagi keluarganya. Anak sulungnya saat ini sedang menempuh pendidikan Ilmu Hukum semester tiga di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), sedangkan anak bungsunya masih duduk di kelas VIII Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Termotivasi Mendalami Hukum

Ketertarikan Faidar untuk mendalami ilmu hukum tidak terlepas dari dinamika penegakan hukum di Indonesia. Ia ingin terus belajar dan memahami perkembangan regulasi, termasuk penerapan KUHP baru dan ketentuan hukum acara pidana.

Menurutnya, memperoleh gelar akademik bukanlah akhir dari proses belajar. Justru, gelar tersebut menjadi dorongan untuk memperdalam pengetahuan dan memahami bagaimana ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan profesional.

Faidar juga menyebut ketertarikannya mempelajari DIMAS QUADRA LEX SYSTEM, sebuah metode yang dikaitkannya dengan pemaparan pakar hukum Dr. Azmi Syahputra di lingkungan Polda Riau. Metode tersebut, sebagaimana dijelaskannya, menekankan lima tahapan dalam penegakan hukum, yakni peristiwa, aturan, bukti, prosedur, dan pertanggungjawaban.

“Kalau Polda Riau saja masih semangat belajar lagi untuk KUHP dan KUHAP baru, apalagi saya yang baru lulus S1 Ilmu Hukum. Gelar ketiga ini bukan akhir dari segalanya, ini jadi pengingat untuk terus belajar,” katanya.

Pendidikan Tak Mengenal Batas Usia

Perjalanan Faidar dari Yogyakarta, Rokan Hulu, hingga Semarang menunjukkan bahwa pendidikan dapat ditempuh dalam berbagai tahap kehidupan. Di tengah tanggung jawab pekerjaan dan keluarga, ia tetap berupaya menyelesaikan pendidikan tinggi yang telah dirintisnya.

Baginya, usia bukan alasan untuk berhenti belajar. Selama masih memiliki kemauan dan dukungan orang-orang terdekat, kesempatan untuk mengembangkan diri tetap terbuka.

Kisah M. Syari Faidar menjadi pengingat bahwa semangat Hari Sumpah Pemuda dapat diwujudkan melalui kemauan untuk terus berkembang, meningkatkan kapasitas diri, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Riwayat Pendidikan M. Syari Faidar:

  • D3 Akuntansi, Akademi Akuntansi Widya Wiwaha Yogyakarta, lulus 2001.
  • S1 Ekonomi Akuntansi, Universitas Pasir Pengaraian (UPP), lulus 2014.
  • S1 Ilmu Hukum, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, lulus 2026.
***

Ikuti Kami di Halaman FACEBOOK RAKYAT TIMES dan TELEGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terupdate
***
Dapatkan info berita terbaru via Group Whatsapp RAKYAT TIMES
***
Ikuti INSTAGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terbaru dalam Gambar.


Berita Terbaru

Berita Populer

7 Cara Menggiring Opini Tanpa Disadari