BANGKINANGKOTA – Pemerintah Kabupaten Kampar mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Media Center, Gedung Asisten 2, Bangkinang Kota, senin (6/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kampar, Muhammad, M.Si.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D.
Kegiatan ini membahas sejumlah agenda krusial. Selain fokus pada langkah-langkah pengendalian inflasi di tingkat daerah, rapat juga dirangkaikan dengan pembahasan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Pengawas Obat dan Makanan.
Adapun agenda penting lainnya yang menjadi sorotan adalah evaluasi dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas Pemerintah Pusat.
Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan, serta memastikan penyerapan anggaran DAK Non Fisik di sektor kesehatan dapat berjalan optimal untuk perlindungan masyarakat.
“Terkait program perumahan, Mendagri meminta Pemerintah Daerah berperan aktif dalam memfasilitasi perizinan dan penyediaan lahan guna mendukung realisasi target nasional,” ungkapnya.
Berdasarkan rilis terbaru dari BPS Kabupaten Kampar pada 1 April 2026, angka inflasi Kabupaten Kampar untuk periode Maret 2026 adalah sebagai berikut:
Inflasi Tahunan (Year on Year / y-on-y): 3,23%.Deflasi Bulanan (Month to Month / m-to-m): -0,23% (terjadi penurunan harga dibanding Februari 2026).
Penyumbang Utama Andil Terbesar adalah Kelompok Transportasi (andil 0,03%). Komoditas Utama: Angkutan Antar Kota.
Angka inflasi tahunan ini menunjukkan penurunan jika dibandingkan dengan bulan Februari 2026 yang sempat menyentuh angka 5,14%.
Penurunan ini dipengaruhi oleh langkah-langkah pengendalian yang dilakukan pemerintah daerah melalui pasar murah dan pengawasan pasokan menjelang hari besar keagamaan
Usai mengikuti Rakor tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar melalui Asisten II Setda Kampar, Muhammad, M.Si., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti instruksi Mendagri.
“Kami akan segera melakukan koordinasi internal untuk memastikan pengendalian inflasi di Kampar tetap terjaga. Selain itu, terkait DAK BOK Pengawas Obat dan Makanan serta dukungan Program 3 Juta Rumah, Pemkab Kampar siap memberikan dukungan administratif maupun operasional yang diperlukan sesuai regulasi yang berlaku,” jelasnya.
Turut mendampingi Asisten II dalam kegiatan tersebut sejumlah perwakilan dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kampar serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.(adv)
Ikuti Kami di Halaman FACEBOOK RAKYAT TIMES dan TELEGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terupdate
***
Dapatkan info berita terbaru via Group Whatsapp RAKYAT TIMES
***
Ikuti INSTAGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terbaru dalam Gambar.










