KUANSING – Seorang pria berusia 22 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah danau rawa di Desa Kebun Lado, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 10.45 WIB.
Pria tersebut diduga berinisial RF (22), warga Desa Kebun Lado. Korban ditemukan dalam posisi terlungkup di dalam danau rawa yang berada tidak jauh dari Jalan Raya Desa Kebun Lado, tepatnya di sekitar Pondok Ikan Bakar Diva Queen, dengan jarak sekitar 300 meter.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., mengatakan penemuan tersebut bermula ketika dua warga, TH (48) dan S (48), melakukan pencarian terhadap RF yang dilaporkan hilang sejak Rabu (16/9/2026).
Saat melakukan pencarian menuju Jalan Pulau Pondok, Desa Kebun Lado, kedua warga tersebut melintas di sekitar danau rawa. Saat itu, TH melihat seseorang dalam posisi terlungkup di dalam air yang diduga merupakan jasad manusia.
“Saksi kemudian menduga bahwa orang yang ditemukan tersebut merupakan RF karena pakaian yang dikenakan sama dengan pakaian terakhir yang diketahui digunakan korban sebelum dinyatakan hilang,” ujar AKP Azhari.
Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada I (47), salah seorang tokoh masyarakat Desa Kebun Lado. Selanjutnya, informasi tersebut dilaporkan kepada Polsek Singingi.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Singingi bersama personel Satreskrim Polres Kuantan Singingi mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, pemeriksaan awal, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Dari lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang, di antaranya dua unit telepon seluler yang berada di dalam saku celana korban, satu bungkus rokok Sampoerna, satu unit sepeda motor Kawasaki KLX warna hitam tanpa nomor polisi yang ditemukan di dalam danau, satu sandal sebelah kanan warna hitam merek Swallow, serta satu pisau lipat.
Sepeda motor Kawasaki KLX tersebut ditemukan dalam kondisi stang bengkok, batok lampu depan hilang, dan spakbor bagian depan mengalami goresan.
“Petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mendalami peristiwa tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah kemudian dibawa ke BLUD UPTD Puskesmas Muara Lembu untuk pemeriksaan medis,” jelas AKP Azhari.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter BLUD UPTD Puskesmas Muara Lembu, penyebab kematian korban belum dapat diketahui secara pasti.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan dan autopsi oleh dokter forensik.
Kapolsek Singingi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penemuan tersebut. Polisi mendalami keterangan para saksi serta menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk mengetahui penyebab kematian korban.
“Polsek Singingi masih melakukan pendalaman. Untuk penyebab kematian, kita menunggu hasil pemeriksaan dan autopsi dokter forensik,” pungkas AKP Azhari.
Ikuti Kami di Halaman FACEBOOK RAKYAT TIMES dan TELEGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terupdate
***
Dapatkan info berita terbaru via Group Whatsapp RAKYAT TIMES
***
Ikuti INSTAGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terbaru dalam Gambar.
