Opini & Artikel Riau
Beranda / Nasional / Riau / Ayo lampiaskan Emosi Kamu pada Sebuah Kertas

Ayo lampiaskan Emosi Kamu pada Sebuah Kertas

Ayo lampiaskan Emosi Kamu pada Sebuah Kertas

Oleh: Syafira, Runi Giranta, Nazwa Nataya, Rhanisa Adininda, Ajeng Safitri

Dalam kehidupan sehari-hari sering terjadi yang namanya perubahan emosi apalagi di kalangan remaja, bukan hanya emosi negatif tetapi ada juga emosi positif. Emosi negatif yaitu perasaan tidak menyenangkan dan mengganggu, misalnya cemas, marah, merasa bersalah, dan sedih. Sedangkan emosi positif yaitu perasaan yang menyenangkan atau membawa dampak positif dalam diri kita, misalnya cinta, harapan, rasa bangga, gembira dan suka cita.

Tegas Jaga Marwah Institusi, Polda Riau Tindak Oknum Personel Polresta Pekanbaru atas Pelanggaran Prosedur Berat

Konsep teori psikoanalisa menurut Sigmund Freud menyatakan emosi yang tertahan bisa menyebabkan ledakan emosi berlebihan, maka dari itu diperlukan sebuah penyaluran atas emosi yang tertahan tersebut. Penyaluran emosi yang konstruktif ini disebut dengan katarsis (Wahyuningsih, 2017).

Salah satu untuk mencapai katarsis yaitu merusak sebuah kertas. Tindakan merusak sebuah kertas dapat memberikan rasa lega dan mengurangi stres pada seseorang. Hal yang pertama kamu bisa lakukan yaitu pikirkan emosi apa yang belum terluap pada diri kamu kemudia ambilah sebuah kertas, lebih baik menggunakan kertas yang sudah tidak terpakai ya, mengumpulkan emosi dan kemudian luapkan pada kertas tersebut, dengan cara merobek atau dengan mencoret kertas tersebut, kemudian rasakan perubahan emosi yang terjadi pada dirimu.

Kegiatan penyaluran emosi melalui metode katarsis dengan cara merusak kertas dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Psikologi Islam Universitas Muhammadiyah Riau kepada beberapa remaja. Kegiatan ini dilaksanakan di acara Car Free Day jl. Jend. Sudirman pada hari Minggu, 25 Juni 2023. Kegiatan ini dilakukan dengan cara membagian leaflet, kertas HVS dan pensil warna kepada beberapa remaja, dan membutuhkan waktu 45-60 menit untuk memberikan edukasi dan praktik penyaluran emosi.

Namun perlu diingat bahwa tindakan merusak kertas tidak selalu menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah emosional. Ada beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk mencapai katarsis, seperti kebugaran, olahraga, atau terapi. Selain itu, tindakan merusak kertas juga dapat berdampak negatif pada lingkungan, dikarekan dapat menjadi tindakan yang tidak bertanggung jawab seperti membuang sampah kertas di sembarangan tempat.

Referensi : Wahyuningsih, S. (2017). Teori katarsis dan Perubahan sosial. komunikasi, 39-52. Writer, C. (2020, November 30). Fakultas Psikologi. Retrieved from peran emosi positif dan emosi negatif: https://psikologi.ump.ac.id/peran-emosi-positif-dan-emosi-negatif/

***

Ikuti Kami di Halaman FACEBOOK RAKYAT TIMES dan TELEGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terupdate
***
Dapatkan info berita terbaru via Group Whatsapp RAKYAT TIMES
***
Ikuti INSTAGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terbaru dalam Gambar.










Berita Terbaru

Berita Populer

Pria Renta di Kampar Cabuli Dua Orang Cucu Tirinya

7 Cara Menggiring Opini Tanpa Disadari