Kampar
Beranda / Daerah / Kampar / Tempuh 5 Jam Menembus Medan Terjal, Kapolres Kampar Pimpin Pemadaman 7 Titik Api di Sungai Sarik-Balung

Tempuh 5 Jam Menembus Medan Terjal, Kapolres Kampar Pimpin Pemadaman 7 Titik Api di Sungai Sarik-Balung

KAMPAR – Medan terjal dan berbatu cadas serta keterbatasan sumber air tidak menghalangi upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perbatasan Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, dan Desa Balung, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang memimpin langsung tim gabungan menuju lokasi kebakaran pada Kamis (17/9/2026).

Tim harus menempuh perjalanan sekitar 50 kilometer dengan waktu tempuh mencapai lima jam untuk menjangkau kawasan perbukitan yang menjadi lokasi kebakaran.

Dihadiri 2.500 Peserta, Gowes Silaturahmi 2026 Jadi Ajang Promosi Wisata Kampar

Operasi pemadaman dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas menemukan tujuh titik api yang tersebar di kawasan perbukitan dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare.

Ketujuh titik api berada di wilayah yang sulit dijangkau. Sementara itu, identitas pemilik lahan masih dalam tahap penyelidikan.

Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Selain medan perbukitan yang terjal dan berbatu cadas, sumber air juga berada cukup jauh dari lokasi kebakaran.

Kondisi semakin sulit karena tidak tersedianya jaringan komunikasi seluler di kawasan tersebut.

Untuk mengatasi kondisi itu, koordinasi antarpetugas dilakukan secara langsung di lapangan.

Tim juga harus mengangkut air dan peralatan pemadaman secara bertahap menuju titik api.

Sebanyak 98 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut. Mereka terdiri dari 53 personel Polres Kampar dan Polsek Kampar Kiri, 28 personel Brimobda Polda Riau, dua personel TNI, 10 personel Manggala Agni, serta lima personel RPK PT Ciliandra.

Petugas didukung sembilan unit kendaraan roda empat, 13 unit kendaraan roda dua, puluhan gulung selang, 10 unit nozzle, enam unit Mini Streker, dua unit mesin Robin, serta 50 jeriken cairan pemadam api X-Fire.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan, kondisi medan yang sulit tidak menjadi alasan bagi personel untuk menghentikan upaya pemadaman.

“Hari ini kami membuktikan bahwa tidak ada medan yang terlalu jauh dan tidak ada keterbatasan yang boleh mengalahkan niat kami untuk menjaga alam. Perjalanan lima jam ini adalah bukti nyata bahwa kami datang bukan sekadar memadamkan api, tetapi menunjukkan bahwa setiap jengkal tanah di Kabupaten Kampar adalah tanggung jawab kami,” tegasnya.

Ia menambahkan, personel akan terus bertahan di lokasi hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman dari potensi munculnya kembali titik api.

“Api mungkin menyusup ke tempat yang sulit dijangkau, tetapi tekad kami untuk menjangkaunya jauh lebih besar. Kami tidak akan pulang sebelum lahan benar-benar dingin dan aman,” tambahnya.

Hingga laporan ini disampaikan, seluruh tujuh titik api telah berhasil dipadamkan. Namun, sejumlah titik masih mengeluarkan asap yang mengindikasikan adanya bara di dalam tanah.

Tim gabungan masih melakukan pendinginan secara bertahap dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia. Penyiraman dilakukan untuk memastikan bara tidak kembali memicu kebakaran.

Selain pemadaman dan pendinginan, petugas juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran serta mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas terbakarnya lahan tersebut.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap maupun titik api melalui layanan kepolisian 110 atau pos keamanan terdekat.

Upaya tersebut penting dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas dan memastikan penanganan karhutla dapat dilakukan sedini mungkin.

***

Ikuti Kami di Halaman FACEBOOK RAKYAT TIMES dan TELEGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terupdate
***
Dapatkan info berita terbaru via Group Whatsapp RAKYAT TIMES
***
Ikuti INSTAGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terbaru dalam Gambar.

Berita Terbaru

Berita Populer

7 Cara Menggiring Opini Tanpa Disadari