BANGKINANGKOTA(RakyatTimes.id) – Penjabat Bupati Kampar H. Muhammad Firdaus, SE, MM membuka Kuliah Perdana Politeknik Kampar (Polkam) di Aula Kampus Polkam, Senin (2/9)
Hadir dalam kesempatan itu diantaranya Direktur Politeknik Kampar, Nina Veronika, ST., M.Sc beserta jajaran direksi, Dosen dan Civitas Akademika Politeknik Kampar, Narasumber kuliah perdana, Bapak Ir. Hariyadi, MS. Serta mahasiswa Polkam.
Dalam arahannya, Pj. Bupati Kampar mengatakan sebagai mahasiswa baru, harus mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku di Polkam, dan sebagai mahasiswa baru agar bisa menyesuaikan dengan lingkungan kampus.
Selain itu Pj. Bupati Kampar menjelaskan sebagai mahasiswa Polkam yang siap pakai, harus bisa berwirausaha sendiri, sesuai keahlian yang didapat di Polkam, tidak menunggu atau mengharapkan lapangan kerja yang semakin sedikit.
Muhammad Fiirdaus juga mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Kampar sangat peduli pada dunia pendidikan. Kepedulian ini ditunjukkan dengan didirikannya perguruan tinggi yaitu Politeknik Kampar agar dapat meningkatkan akses pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dan sumber daya yang dimiliki oleh kabupaten kampar, yaitu perkebunan dan industri sawit.
Dalam kesempatan itu dirinya juga menyambut gembira dilaksanankannya Kuliah Perdana ini, yang merupakan acara pembuka dari suatu siklus pendidikan yang mana menunjukkan bahwa Politeknik Kampar siap menyelenggarakan proses pendidikan dan mencetak SDM yang siap ikut serta dalam pembangunan daerah dan siap menjadi motor penggerak perekonomian kedepan.
Sementara itu Direktur Polkam Nina Veronika, ST., M.Sc dalam sambutannya menyampaikan Pendirian Politeknik Kampar merupakan perwujudan visi dan misi Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar dalam upaya pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Kerjasama yang dijalin melalui Program Hibah Pendirian Politeknik Baru (PHPPB) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar dan Dirjen Perguruan Tinggi (DIKTI) menunjukkan komitmen pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan daerah Kampar.
Ia juga menjelaskan Industri sawit, di Kampar khususnya, telah menjadi primadona yang sangat menarik dan mengundang banyak peminat. Data peningkatan perkebunan yang besar dan jumlah pabrik sawit yang terus bertambah, memberikan tantangan untuk adanya institusi pendidikan yang sanggup memenuhi permintaan tenaga kerja dengan kompetensi yang siap pakai.
Disamping itu, industri turunan sawit juga harus didukung dengan keterampilan mengolah yang menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai penghasil bahan mentah namun juga bisa ketingkat produksi dengan daya jual yang lebih tinggi seperti kosmetik, sabun dan produksi hilir sawit lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Nina Veronica juga menjelaskan atas nama pemerintah kabupaten Kampar, mengucapkan selamat datang kepada 219 mahasiswa dan mahasiswi Politeknik Kampar dari 14 provinsi di Indonesia mulai dari provinsi Aceh, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Kalimantan dan lain-lain. Sungguh Luar biasa, saya turut berbangga hati ada perguruan tinggi di Kabupaten Kampar yang dapat menampung mahasiswa dari berbagai provinsi. Ini menunjukan kualitas Politeknik Kampar dalam dunia pendidikan.(adv)
Ikuti Kami di Halaman FACEBOOK RAKYAT TIMES dan TELEGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terupdate
***
Dapatkan info berita terbaru via Group Whatsapp RAKYAT TIMES
***
Ikuti INSTAGRAM RAKYAT TIMES untuk mendapatkan informasi terbaru dalam Gambar.










